Orang
Bodoh Tak Sepenuhnya Gagal
Oleh: Nur Isnaini
Bicara orang bodoh, siapa yang tidak tahu?.
Ya, demikian mereka (masyarakat) berpendapat tentang orang bodoh adalah orang
yang tidak mengerti apa-apa. Tapi saya yakin di dunia ini tidak ada orang
bodoh, hanya kemauan yang membuat mereka berbeda. Terlalu sering saya mendengar
tentang wacana tentang orang bodoh, yang katanya orang tersebut suatu saat
nanti hidupnya akan susah. Namun tetap saya katakan titik poinnya terletak pada
kemauan yang membuat mereka berbeda. Tapi bagaimana cara agar tidak ada orang
bodoh? Sedangkan sebaliknya, pintar, akan menjamin sebuah kemungkinan dan pasti
hidupnya akan cerah di masa depan.
Pintar memang harus, karena pintar
jelas akan membuat masa depan cerah. Tapi bagaimanapun juga mereka orang yang
pintar, sebelumnya mereka adalah orang yang bodoh, bukan? Artinya dia pasti
mengalami masa-masa proses dan protes diri yang sulit demi memunculkan
perubahan sikap baru darinya dan meninggalkan pola karakter lama yang
mencerminkan dirinya bodoh. Di sisi lain, banyak juga orang pintar yang selalu
meremehkan orang-orang bodoh. Bahkan komentar berlebihan yang menyudutkan
sering terdengar ke permukaan. Alangkah baiknya, fenomena tersebut yang kesan
kedengarannya bagi saya pribadi itu tidak baik, dan sebaiknya perlu dihilangkan
dari prinsip cara pandang kita bersosialisasi satu sama lain di sebuah lingkungan
masyarakat tertentu. Apa salahnya dia yang sudah dibekali ilmu pengetahuan yang
lebih dibandingkan dengan yang lain yakni kepada mereka yang lemah membantu pada
segi dimana ia harus membagi sedikit ilmunya pada orang lain.
Pada bahasan mengenai “Orang Bodoh Tak
Sepenuhnya Gagal”,
Saya
pribadi termasuk katagori lemah, tapi keinginan untuk maju besar. Mendengar obrolan
orang-orang yang terus menerus menyudutkan orang bodoh bagi saya mereka terlalu
berlebihan. Mereka pintar tapi tidak mau membantu orang bodoh. Apa salahnya
jika membantu orang yang bodoh. Orang yang bodoh mereka yang masih dalam
kesulitan. Kita tidak akan pernah rugi jika membantu orang yang kesulitan, bisa
jadi kita akan beruntung dengan membantu orang yang dalam kesulitan. Orang yang
bodoh pun mencari jalan untuk menghindari kesulitan.
Kesimpulannya adalah jangan pernah
meremehkan orang bodoh. Orang yang dianggap bodoh belum tentu dianggap manusia
gagal oleh dunia. Karena hidup patokannya bukan angka saja. Kita tidak akan
pernah tahu 10 bahkan 20 tahun yang akan datang, bisa jadi orang yang pintar
apalagi orang yang sombong, yang sering meremehkan orang bodoh suatu saat nanti
akan mengemis pekerjaan pada orang bodoh itu, karena orang pintar atau orang
yang sombong akan kalah dengan orang yang beruntung
Arosbaya,
28 februari 2015
Disampaikan pada diskusi seni edisi ke-8, sanggar teater layang-layang SMA Negeri 1 Arosbaya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar