Untuk Apa Jadi Seorang
Penulis ?
Oleh
: Yusi Rahmah
Tulisan ini berawal dari sebuah
tantangan yang saya dapatkan dari pelatih teater. Dia mewajibkan bahkan memaksa
agar anak didiknya bisa menulis dan
mempunyai karya masing-masing, entah itu dalam bentuk artikel ataupun yang lain. Kadang terlintas dalam pikiran saya “untuk
apa jadi seorang penulis?”, tidak banyak orang berkeinginan menjadi seorang
penulis. Namun mampu menunjukkan karena itu karena itu hanya yang tersisa dari
semangat mereka setelah membaca buku yang menjadi motivasi mereka menjadi
penulis.
Membaca memang bisa mendatangkan
inspirasi, dengan membaca kita bisa memperkaya informasi. Namun, untuk menjadi
seorang penulis tidak cukup dengan membaca. Sekalipun banyak buku yang telah di
baca, tidak ada jaminan bisa menjadi seorang penulis. Hanya saja , tetap terasa
sulit terutama bagi pemula sepeti saya rasanya
banyak sekali yang menghambat saya untuk memulai menulis seperti rasa
malas , malu serta tidak yakin karya tulisan ini dibaca orang lain selain saya .Sebenarya tulisan ini bukanlah artikel
diri saya tapi lebih dominan curahan hati .
Saya pernah sekilas membaca buku
karya Dwi Suwiknyo yang banyak memaparkan kiat-kiat jitu serta lucu . Mungkin
buku itu lebih banyak tentang pengalamannya dengan judul buku “
Writer Preneur Ship ” di dalam bukunya banyak menumbuhkan semangat untuk
menjadi seorang penulis handal sepertinya .Kadang dari sekian penulis juga banyak yang mendapatkan
pundi-pundi uang dari hobinya tersebut . Memang menulis adalah sarana untuk
menyebarkan kebaikan untuk orang lain terutama untuk diri sendiri. Menulis bukanlah
seperti merangkai kata menjadi kalimat. Kadang apa saja yang ada dalam pikiran
kita bisa juga di buat sebagai ide untuk memulai menulis asalkan imajinasi kita
memiliki hal-hal yang positif bagi kita dan lingkungan sekitarnya .Setiap orang
memiliki gaya bahasa dan gaya pikiran yang berbeda-beda.
Suasana juga bisa modal utama menjadi
seorang penulis.Bagi saya keadaan sepi dapat menumbuhkan ide-ide yang bisa
melengkapi artikel yang saya tulis sekarang ini. Tulisan ini bagi saya sangat
berharga karena menulis dengan keadaan yang tertekan adalah hal sulit bagi
saya. Menulis artikel ini banyakl hambatan yang saya dapatkan kadang imajinasi
itu dapat muncul tapi sulit ingin dirangkai menjadi kata-kata ,kadang juga
sebaliknya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar